Senin, 23 April 2012



 2 Gambar Evaluasi KTA

Evaluasi KTA PMR Al-Rosyid hari Jum'at,  20 April kemarin dilaksanakan dengan lancar. Evaluasi diikuti oleh 41 anggota PMR yang kemudian dibentuk menjadi 7 kelompok. Namun, dari hasil penilaian beberapa penguji menyatakan hal yang senada bahwa kendala yang dihadapi oleh para peserta Evaluasi adalah kurangnya implikasi pada teori-teori PP (Pertolongan Pertama).
"Pada dasarnya mereka itu faham teori-teorinya, secara teori bagus, tapi mereka bingung ketika dihadapkan pada studi kasus" kata salah satu tim penguji. Hal yang senada juga dikatakan oleh penguji yang lain. Kekurangan tersebut sangat terlihat pada saat pertama menemui korban yaitu rata-rata lupa melakukan penilaian pada korban sebelum bertindak. Maka dari itu, untuk kedepan diharapka dalam latihan PMR lebih banyak praktek di lapangan.

(Sekilas PMR Al-Rosyid)

Semangat terus PMR..
Inter Arma caritas

SIAMO Tutti Frutelli.....

Senin, 06 Februari 2012

KERTAS BEKAS UNTUK BAKSOS

Koran merupakan mendapat suatu media untuk mendapatkan informasi yang berupa cetakan yang ada dalam satu bidang kertas. Dari fungsi utama adanya koran tersebut kadang koran yang telah dibaca dan sudah tidak terpakai dipotongi untuk dijadikan bahan kliping. Namun pastinya tidak semua dijadikan bahan kliping. Terus, untuk apa koran yang tidak terpakai itu? Hanya ditumpuk sebagai koran bekas kah? Atau bahkan dibuang begitu saja? Sayang sekali bukan? koran yang sudak kita beli mahal-mahal setelah dibaca dibuang begitu saja. Pernahkah kita berfikir bahwa dalam koran bekas tersebut ada nilai ekonomi? 
Bagi kita mungkin koran bekas atau kertas-kertas bekas itu tidak ada gunanya.Tapi kita perlu mengingat bahwa koran bekas, kertas bekas maupun barang-barang bekas lain masih memiliki nilai ekonomi. Jika barang barang bekas tersebut kita jual kita bisa mendapatkan uang. Karena uang tersebut kita peroleh dari barang-barang bekas yang tidak berguna lagi bagi kita, nah! alangkah lebih baik jika uang hasil penjualan barang-barang bekas tersebut kita sedekahkan atau kita gunakan untuk menyumbang dalam bakti sosial. Dengan begitu kita dapat dua keuntungan. Yang pertama kita dapat manfaat saat barang tersebut masih kita gunakan, yang kedua kita dapat berkah dari bekasnya yang kita jual karena kita mau bersedekah dengan hasil penjualan barang bekas tersebut.
Bagi yang ada di Kabupaten Bojonegoro kalau kalian malas atau mungkin malu membawanya ke pengepul barang-barang bekas, bawa dech ke sekolah-sekolah yang ada Unit PMR-nya. Dengan adanya kegiatan bakti sosial kami menerima amal kalian untuk selanjutnya kami salurkan kepada yang lebih membutuhkan.

AYO Belajar Bersedekah Mulai dengan Hal yang Kecil.!